UJI EFEK INFUS KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT

Muhammad Yusuf, Auliawati Rusli

Abstract


Diabetes mellitus merupakan menurunnya fungsi pankreas untuk memproduksi insulin sehingga glukosa darah meningkat. Berdasarkan data International Diabetes Federation, prevalensi penyakit diabetes mellitus di Indonesia sebesar 8,6% dan merupakan negara terbesar ke-4 dengan penderita diabetes mellitus. Salah satu kandungan kimia dari kayu secang yaitu brazilin yang merupakan golongan flavonoid yang  bertindak sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan efek antihiperglikemik dari infus kayu secang terhadap mencit jantan yang diinduksi aloksan. Pada penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok I metformin (kontrol positif), kelompok II, III, dan IV infus kayu secang 10% b/v, 15% b/v, dan 20% b/v dan kelompok V aquadest (kontrol negatif). Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran kadar glukosa darah puasa (kadar awal), setelah induksi aloksan 120mg/kgBB dan pemberian terapi selama 15 hari. Data yang diperoleh diolah secara statistik one way anova. Berdasarkan analisis data statistik menunjukkan bahwa kelompok aquadest berbeda nyata (p<0,05) terhadap semua kelompok uji infus kayu secang  dan metformin. Semua kelompok uji infus kayu secang menunjukkan tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap kelompok metformin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa infus kayu secang 10% b/v; 15% b/v dan 20% b/v mempunyai efek antihiperglikemik dan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (p>0.05) terhadap metformin.

Full Text:

PDF

References


Corwin, E.J., 2001. Patofisiologi. Terjemahan oleh Brahm U, Pendit. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Davis, S.N., 2006. Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Therapeutics Eleventh Edition. McGraw-Hill Medical Publishing Division. New York-USA.

Dianitami, R., 2009. Efek Rumput Laut (Eucheuma sp.) Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Jumlah Trombosit Tikus Wistar yang Diinduksi Aloksan. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang.

Dipiro, J., Matzke, G.R., Posey, L.M., Talbert, R.L., Wells, B.G., Yee, G.C., 2008. Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approuch. Medical MC Graw . New York.

Ditjen POM. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Harvey, R.A., Champe, P.C., 2009. Farmakologi Ulasan Bergambar Edisi 4. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Hasriani., 2012. Optimasi Proses Pengeringan Simplisia Kayu Secang (Sappan lignum) Dan Aplikasinya Pada Produk Makanan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Katiyar D., Singh B., Lall A.M., Haldar C., 2011. Efficacy of chitooligosaccharides for the management of diabetes in alloxan induced mice: A correlative study with antihyperlipidemic and antioxidative activity. Elsevier. European Journal of Pharmaceutical Sciences. Volume 44. 534-543.

Lestari N.P., Tjandrakirana., Kuswanti N., 2013. Pengaruh Pemberian Campuran Cairan Rebusan Secang (Caesalpinia sappan L.) dan Daun Lidah Buaya (Aloe vera) terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus). Lentera Bio. Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Surabaya Volume 2 No.1. 113-119.

Lullman, H., Mohr, K., Ziegler, A., Bieger D., 2000. Color Atlas of Pharmacology 2nd Edition. Department of Pharmacology University of Kiel. Germany.

Malole., 1989. “Penggunaan Hewan – Hewan Percobaan Di Laboratorium”. IPB. Bogor.

Mycek, M., 2001. “Farmakologi Ulasan Bergambar”. Widya Medika. Jakarta.

Neal, M.J., 2006. At a glance Farmakologi Medis Edisi Kelima. Penerbit Erlangga. Jakarta.

NewsRx., 2005. Diabetes Pathogenesis; Brazilin raises fructose-2,6-bisphosphate levels, thus inhibiting hepatic gluconeogenesis. (Online) http://search.proquest.com.ezproxy.ugm.ac.id/docview/194569050/EAF22D5D3A141B5PQ/1?accountid=13771 (Diakses tanggal 15 Oktober 2013)

Ningsih, R., 2009. Bahan Ajar Metode Farmakologi. Fakultas Farmasi. Universitas Musiim Indonesia. Makassar.

Price, S.A., Wilson, L.M., 2005. Patofisiologi Vol.2 Edisi 6: Konsep Klinis

Proses-Proses Penyakit. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Setiawan, AS., Yulinah, E., Adnyana, IK., Permana, H., Sudjana, P. 2011. Efek Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn.) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica val.) dengan Pembanding Glibenklamid pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Departemen Oral Biologi–Farmakologi FKG Universitas Padjadjaran–Rumah Sakit Hasan Sadikin. MKB. Volume 43 No. 1. 26-34.

Silbernagl, S., Lang, F., 2012. Teks & Atlas Berwarna Patofisiologi. Penerbit Buku Kedkteran EGC. Jakarta.

Sovia E., Sukandar E.Y., Sigit JI., Sasongko L.D.N., 2011. Efek Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dan Bawang Putih (Allium sativum L.) terhadap Sensitivitas Insulin pada Tikus Galur Wistar. Sekolah Farmasi ITB Volume 43 No. 4. 153-159.

Sukandar, E. Y., Andrajati, R., Adyana, I. K., Kusnandar., Setiadi, A. A. P., Sigit, J. I., 2001. Isofarmakoterapi. PT.ISFI Penerbitan. Jakarta.

Sutrisno, B.R., 1998. Taksonomi Spermatophyta Untuk Farmasi. Edisi I, Fakultas Farmasi. Universitas Pancasila. Jakarta.

Swatriani, L., 2012. Pemberian Ekstrak Secang (Caesalpinia sappan) Secara Oral Menurunkan Kadar Glukosa Sewaktu pada Tikus Diabetes Mellitus. [Detail Thesis] (Online) http://www.pps.unud.ac.id/thesis/detail-513-pemberian-ekstrak-kayu-secang-caesalpinia-sappan-secara-oral-menurunkan-kadar-glukosa-sewaktu-pada-tikus-diabetes-mellitus.html (diakses 10 oktober 2013).

Tjay, T.H., Rahardja, K., 2007. Obat–Obat Penting. Edisi ke 6. PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Jakarta.

Watkins, PJ., Amiel, SA., Howell, SL., Turner, E., 2003. Diabetes And Its Management. Sixth Edtion. Blackwell Publishing. Ltd. 9600 Garsington Road. Oxford OX4 2DQ. UK.

Wulandari, C.E., 2010. Pengaruh Pemberian ekstrak bawang merah (Allium ascatonicol) pada tikus wistar dengan hiperglikemia. Artikel Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang.

Yuriska, A., 2009. Efek Aloksan TerhadapKadar Glukosa Darah Tikus Wistar (karya tulis ilmiah). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro: Semarang.




DOI: https://doi.org/10.32382/mf.v15i1.807

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Kontak Editor

Hendra Stevani

Jurusan Farmasi Poltekkes kemenkes Makassar

email : hendra@poltekkes-mks.ac.id

View My Stats

google analitys