PENGARUH KEKAKUAN BULU SIKAT GIGI TERHADAP PENURUNAN JUMLAH INDEKS PLAK PADA ANAK SEKOLAH DASAR KECAMATAN IWOIMENDA KABUPATEN KOLAKA

R Ardian Priyambodo, Musdalifa Musdalifa

Abstract


Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut belum disadari oleh seorang anak maka orang tua memiliki tanggung jawab dalam mengontrol kesehatan gigi dan mulut anak utamanya dalam hal menyikat gigi. Pemilihan jenis bulu sikat gigi merupakan hal yang sangat menentukan efisiensi pembersihan plak pada rongga mulut sehingga orang tua perlu memilih jenis bulu sikat gigi yang tepat untuk anak. Sikat gigi beredar di pasaran dengan berbagai derajat kekakuan dimulai dari lembut (soft), sedang (medium), tetapi seorang anak hanya dianjurkan menggunakan bulu sikat gigi lembut (soft) dan sedang (medium). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh kekakuan bulu sikat gigi lembut (soft) dan sedang (medium) terhadap penurunan jumlah plak pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental semu dengan pendekatan pre-test dan post-test antara bulu sikat gigi lembut (soft) dan bulu sikat gigi sedang (medium). Berdasarkan hasil uji Independent T-test untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektifitas dalam menurunkan jumlah plak, untuk sikat gigi sedang (medium) memiliki rata-rata nilai penurunan jumlah plak sebesar 1.157, sedangkan untuk sikat gigi lembut (soft) memiliki rata-rata nilai penurunan jumlah plak sebesar 2.300. Derajat kekakuan bulu sikat gigi sedang (medium) memiliki efektifitas lebih tinggi dalam menurunkan jumlah plak dibandingkan sikat gigi lembut (soft).

 

Kata kunci: sikat gigi berbulu halus (soft), sikat gigi berbulu sedang (medium), indeks plak


References


Budha, Dharma Made Ary Setyawan.2014. Pengaruh Kekakuan Bulu Sikat Gigi Terhadap Penurunan Jumlah Plak Pada Anak. FKG Universitas Mahasaraswati

Carranza, F. A. 1990, Periodontal Disease: Classification of Periodontal Disease, dalam Glickman’s Clinical Periodontology, Jhon Dyson (ed.),Ed. ke-7, W. Saunders, Philadelphia. Faruk dan N. Sumawinata, Arcan, Jakarta.

Dewi, O. 2003.Pemilihan sikat gigi individual; J Dentika Dental, vol.8, no.1, hlm. 54-60 Ed. ke-1, Rineka Cipta, Jakarta.

Hamsar, Adriana Perbandingan Sikat Gigi yang Berbulu Halus (Soft) dengan Sikat Gigi yang Berbulu Sedang (Medium) terhadap Manfaatnya Menghilangkan Plak pada Anak Usia 9-12 Tahun di SD Negeri 060830 Kecamatan Medan Petisah Tahun 2005. [serial online] 2005 [cited 5 Oktober 2016]. Available from URL: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/19652/1/pa jul2006%20(4).pdf

Haryanti D.D, Adhani R, Aspriyanto D, Dewi I.K. Efektifitas Menyikat Gigi MetodeHorizontal, Vertikal, dan Roll Terhadap Penurunan Plak Pada Anak Usia 9-11 Tahun,Dentino Jurnal Kedokteran Gigi; 2014:2: 150

Houwink, B. dkk. 1984. Ilmu kedokteran gigi pencegahan. Ali bahasa: Drg. Lilian Yuwono. Jakarta: Hipokrates.

Houwink. B., 1993. Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan. Gajah Mada University Press.Yogyakarta

Ilyas M, Putri IN. Efek penyuluhan metode demonstrasi menyikat gigi terhadappenurunan indeks plak gigi pada murid sekolah dasar. Dentofasial Jurnal Kedokteran Gigi. 2012;11(2): 91-5.

Jovina, T. A. 2010, Pengaruh Kebiasaan Menyikat Gigi Terhadap Status

Kes. Semarang, vol. 27, no. 2, hlm. 227-237.Kesehatan Mulut. Ed. ke-1, Prestasi Pustaka, Jakarta.

Kidd, E. A. M. dan Bechal, S. J. 2012, Dasar-Dasar Karies: Penyakit Dan Penanggulangannya, Ed. ke-3, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Kidd.E.A.M, Joyston S. Dasar-Dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya. Jakarta : EGC ; 2008 p.145

Kompas. Gigi Sehat Merawat Gigi Sehari-hari. Jakarta : Penerbit Buku Kompas ; 2007, p.50.2Oktober 2016]. Available from URL:http://unmas library.ac.id/wpcontent/uploads/2014/06/SKRIPSI6.pdfPengalaman Karies Riskesdas 2007, Tesis, Universitas Indonesia, Depok.

Notoatmodjo, S. S. K. M. 2012, Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan,

Putri, M. H., Herijulianti, E., dan Nurjannah, N. 2012, Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi, Ed. ke-2, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Roeslan, B. O. 2002, Imunologi Oral: Kelainan Di Dalam Rongga Mulut, Ed. ke1, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Russekk,Aderson G.Soft vs Hard Bristle Toothbrush. [serial online] 2015 [cited 12 November 2016] Available from URL: http//www.beamingsmies.com/blog/post/soft-vs-hard-bristletoothbrush.html

Sari, E. K., Ulfiana, E., dan Dian, P. 2002, „Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gosok Gigi dengan Metode Permainan Simulasi Ular Tangga Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap, dan Aplikasi Tindakan Gosok Gigi Anak Usia Sekolah di SD Wilayah Paron Ngawi‟J Fak. Keperawatan Univ. Airlangga, vol. 2, no. 10, hlm. 101-111.

Srigupta, A. A. 2004, Panduan Singkat Perawatan Gigi & Mulut: Buku Ini

Kidd, E. A. M. dan Bechal, S. J. 2012, Dasar-Dasar Karies: Penyakit Dan Penanggulangannya, Ed. ke-3, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Sriwahyuni, E., Gita, I. B., dan Santosaningsih, D. 2011, „Pengaruh ekstrak kayu siwak (Salvadora perisca) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans’, JFK UNBRAW, vol. 3, no. 4, hlm. 53-65.

Tan, H. H. 1993, Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan, Ed. ke-1, Gajah Mada Terhadap Penurunan Jumlah Plak Pada Anak. [serial online] 2014 [cited 3 TK Marsudsiwi Pengkol Kapling Jepara tahun 2009‟, J Jur. Kesgi Politeknik University Press, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.32382/mkg.v18i1.890

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published By : Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Keperawatan Gigi

Office : Jl. Monumen Emmy Saelan III, Makassar, South Sulawesi, 90242

Email  :  mediagigi@poltekkes-mks.ac.id

 

INDEXING

    

View My Stats