PENGARUH SENAM DM TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETISI TIPE II DI PUSKESMAS KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR

Sri Andi Nirwana Hasan, Abdul Hady, heriansyah heriansyah

Abstract


Pengaruh era globalisasi menyebabkan timbulnya penyakit seperti pola makan yang tidak sehat, teknologi yang semakin berkembang membuat orang-orang cenderung santai, malas bergerak apalagi berolahraga. Akibat dari perubahan ini menyebabkan timbulnya penyakit salah satunya Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penyakit Diabetes ini terus meningkat terutama di Indonesia dan menempati peringkat ke-6 pada tahun 2017. Penyakit DM merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin. Oleh karena itu penderita DM memerlukan upaya untuk mengendalikan kadar glukosa darah, salah satunya olahraga (senam DM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam DM terhadap penurunan kadar glukosa darah pada Diabetisi tipe II di Puskesmas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan quasi eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Tehnik pengambilan sampel  dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel 22 orang pada kelompok intervensi dan 22 orang pada kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi dilakukan 2 kali pengukuran glukosa darah yaitu pretest dan posttest senam DM selama 3 kali seminggu dalam seminggu. Sedangkan kelompok kontrol dilakukan pengukuran kadar glukosa darah pretest dan posttest tanpa senam DM. Instrumen penelitian ini menggunakan glukometer. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam DM sebanyak 3 kali pertemuan didapatkan nilai Pvalue lebih kecil dari 0,05 (p<0,05), maka H0 ditolak. Hal ini berarti senam DM berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada Diabetisi tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar

References


Badan Pusat Statistik, P. S. (2015). Profil Kesehatan Prov. Sulawesi Selatan Tahun 2016. Dipetik Januari 28, 2018, dari https://dinkes.sulselprov.go.id/file/publik/Data%20ProfilL%202015.pdf

Bilous, R., & Donelly, R. (2015). Buku Pegangan Diabetes Edisi Ke 4. Jakarta: Bumi Medika.

Brunner, & Suddarth. (2013). Keperawatan Medikal-Bedah. Jakarta: EGC.

Budijanto, D. (2015). Pusdatin. Dipetik Februari 06, 2018, dari dari Kemenkes RI :http://www.risbinkes.litbang.depkes.go.id/2015wpcontent/uploads/2013/02/SAMPLING-DAN-BESAR-SAMPEL.pdf

Damayanti, S. (2015). Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Dinas Kesehatan Kota Makassar. (2016). Profil Kesehatan Kota Makassar Tahun 2016. Dipetik Februari 19, 2018, dari https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjv8JDH9IbaAhVCJpQKHQNPCNIQFggsMAE&url=http%3A%2F%2Fdinkeskotamakassar.com%2Findex.php%2F2017-02-09-09-30-56%3Fdownload%3D71%3Aprofil-dinas-kesehatan-2016&usg=AOvVaw1

Hidayat, R. (2017). Pengaruh Senam Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di RSUD Puri Husada Tembilahan Tahun 2016. Vol 1 (1), 51-80.

Hidayati, R., Huda, M. M., Hayati, F., Setyorini, D., Aini, E. N., Nuari, N. A., et al. (2014). Praktik Laboratorium Keperawatan Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

IDF. (2015). Online Version Of DIABETES ATLAS Seventh Edition 2015. Dipetik Januari 27, 2018, dari http://www.oedg.at/pdf/1606_IDF_Atlas_2015_UK.pdf

IDF. (2017). Online Version Of DIABETES ATLAS Eight Edition 2017. Dipetik Januari 27, 2018, dari http://diabetesasia.org/content/diabetes_guidelines/IDF_guidelines.pdf

Ignatavicius, D., Workman, M., & Winkelman, C. (2016). Medical-Surgical Nursing: Patient-Centered Collaborative Care . St. Louis, Missouri: Elsevier.

Ilyas, E. (2015). Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu Panduan Penatalaksanaan Diabetes Melitus Bagi Dokter dan Edukator. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Kemenkes RI. (2013). Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Dipetik Januari 30, 2018, dari http://www.depkes.go.id/resources/download/info-publik/Renstra-2015.pdf

Kementerian Kesehatan, R. (2014). INFODATIN Pusat Data Dan Informasi (Situasi Dan Analisis Diabetes). Dipetik Januari 27, 2018, dari http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-diabetes.pdf

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2010). Petunjuk Pelaksanaan Senam Diabetes Mellitus . Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Kurnia, E., & Prawesti, D. (2017). Senam Kaki Bagi Pasien Diabetes Mellitus. Nganjuk: Adjie Media Nusantara.

LeMone, P., Burke, K., & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (Medical-Surgical Nursing: Critical Thinking In Patient Care). Jakarta: EGC.

Lewis, S. L. (2014). Medical - Surgical: Assessment and management of clinical problems. St. Louis, Missouri: Elsevier/Mosby. Dipetik Januari 27, 2018, dari https://www.slideshare.net/ResponielHalawa/review-tentang-diabetes-melitus-oktober-2016

Lusiana, N., Andriyani, R., & Megasari, M. (2015). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish.

Maghfuri, A. (2016). Buku Pintar Perawatan Luka Diabetes Melitus. Jakarta : Salemba Medika.

Marewa, L. W. (2015). Kencing Manis (Diabetes Mellitus) Di Sulawesi Selatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Mety, Hada, & Sundaya. (2015). Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien DM Tipe 2 Di RS Pelabuhan Cirebon Tahun 2015. Skripsi Cirebon: Stikes Cirebon.

Notoatmodjo, S. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuari, N. A. (2017). Strategi Manajemen Edukasi Pasien Diabetes Mellitus. Yogyakarta: Deepublish, April 2017.

Nugraha, A., Kusnadi, E., & Subagja, S. (2016). Kadar Gula Darah Sebelum Dan Sesudah Melaksanakan Senam Diabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Vol IX, No.2.

Rumahorbo, H. (2014). Mencegah Diabetes Melitus Dengan Perubahan Gaya Hidup. Bogor: In Media.

Salindeho, A., Mulyadi, & Rottie, J. (2016). Pengaruh Senam Diabetes Melitus Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Sanggar Senam PERSADIA Kabupaten Gorontalo. Volume 4 No.1.

Saryono, & Anggraeni, M. D. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sharoh, S. M. (2017). Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta.

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Smeltzer, S., & Bare, B. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Soegondo, S., Suyono, S., Waspadji, S., Soewondo, P., Subekti, I., Semiardji, G., et al. (2015). Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu Panduan Penatalaksanaan Diabetes Melitus Bagi Dokter Dan Edukator. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Soelistijo, S. A., Novida, H., Rudijanto, A., Soewondo, P., Suastika, K., Manaf, A., et al. (2015). Konsensus Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2015. Oleh PB Perkeni. Dipetik Januari 27, 2018, dari http://pbperkeni.or.id/doc/konsensus.pdf

Tarwoto, Wartonah, Taufiq, I., & Mulyati, L. (2016). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: CV. Trans Info Media.

WHO. (2016). Global Report On Diabetes. Dipetik Januari 27, 2018, dari http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/204871/1/9789241565257_eng.pdf?ua=1

Witriyani. (2015). Efektifitas Senam Diabetes Melitus Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayumas.

Yendi, & Adwiyana. (2014). Pengaruh Latihan Jasmani Senam Diabetes Melitus Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2014.




DOI: https://doi.org/10.32382/jmk.v9i2.254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Terindex Oleh: