Faktor yang Berhubungan dengan Ketajaman Penglihatan Pasien Diabetes Melitus tipe 2 di wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya

Hamzatun Syawal, Ramlah Ramlah, Sri Wahyuni Awaluddin

Abstract


Penurunan ketajaman penglihatan merupakan salah satu ancaman pada penderita Diabetes Melitus (DM) bahkan DM itu sendiri dapat menyebabkan kebutaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor yang mempengaruhi ketajaman penglihatan pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional, dimana peneliti akan melakukan penelitian dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan  April - Mei 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes melitus tipe 2 yang berada di wilayah kerja Puskemas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, dengan jumlah responden 45 orang. Hasil peneletian menunjukan faktor kadar gula darah puasa, usia, jenis kelamin, lama menderita DM, dan komplikasi memiliki hubungan yang signifikan sengan penurunan ketajaman penglihatan pasien diabetes melitus tipe 2 dimana seluruh variabel independen memiliki value <0,034. Faktor komplikasi sebagai faktor predominan yang berhubungan penurunan ketajaman penglihatan pasien diabtes melitus tipe 2. Diharapkan bagi responsden untuk membangun komunikasi positif dengan perawat atau tenaga kesehatan yang lain untuk memperoleh informasi yang lengkap tentang. Penurunan ketajaman penglihatan bisa dikurangi dengan mengkonsumsi sumber makanan yang mangandung vitamin dan rendah gula sehingga hal ini perlu diperhatikan bagi petugas kesehatan dan keluarga pasien Diabetes Melitus agar pasien dapat terhindar dari penurunan ketajaman penglihatan yang parah atau terhindar dari kebutaan akibat DM.

Kata kunci: Penurunan ketajaman penglihatan, Diabetes Melitus.

References


DAFTAR PUSTAKA

Al Fady, M.F. (2015). Madu dan Luka Diabetik Metode Perawatan Luka Komplementer . Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Arikunto Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Anugrah Juniarti. 2013. Hubungan Diabetes Melitus dan Retinopati di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Universitas Tanjungpura Pontianak.

Asroruddin Muhammad. 2014. Dampak Gangguan Penglihatan dan Penyakit Mata terhadap Kualitas Hidup Terkait Penglihatan pada Populasi Gangguan Penglihatan Berat dan Buta Indonesia. Universitas Indonesia.

Brunner, & Suddarth 2013. Keperawatan Medikal Bedah Edisi 12. Jakarta: EGC.

Damayanti, S. 2015. Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Greenstein, B., Wood, D. F., 2010. At a Glance Sistem Endokrin Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Hidayat, A. A. 2017. Metodologi Penelitian Keperawatan dan kesehatan . Jakarta: Salemba Medika.

Ibnu Siena. 2017. https://indonesianyouth.org/ibnusie/angka-penderita-diabetes-di-indonesia-mencengangkan/. di akses tanggal 01-02-2018.

Internasional diabetes federation 2015 online version of diabetes atlas seventh edition 2015 : http://www.org.at/pdf/1606 of atlas 2015 uk. Pdf

Internasional diabetes federation 2017 online version of diabetes atlas eight edition 2017 : http:// diabtesasia.org./conten/diabetes guidelines/idfguidelines.pdf, diakses 27 januari 2018.

Kowalak JP, Welsh W, Mayer B. 2011. Buku Ajar Patofisiologi. Jakarta: EGC.

LeMone, P. 2015. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Maghfuri, A. 2016. Buku Pintar Perawatan Diabetes Mellitus. Jakarta: Salemba Medika.

Manullang R. Yellien, Rayes Laya, & Sumual Vera. 2014. Prevalensi retinopati diabetik pada di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Manado periode Januari-Juni 2012 dan Januari-Juni 2013. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Marewa Lukman Haris. 2015. Kencing Manis (Diabtes Melitus) di Sulawesi Selatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Murtiati, Tri. 2010. Penuntun Praktikum Anatomi dan Fisiologi Manusia. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Jakarta.

Notoatmodjo, S. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuari, N. A. 2017. Strategi Manajemen Edukasi Pasien Diabetes Mellitus. Yogyakarta: Deepublish.

Nursalam. 2011. Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian ILmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. 2014. Situasi dan Analisis Diabetes. Kementerian Kesehatan RI.

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. 2014. Situasi Gangguan Penglihatan dan Kebutaan. Kementerian Kesehatan RI.

Rendy, M Clevo dan Margareth TH. (2012). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Penyakit Dalam.Yogyakarta : Nuha Medika.

Rikesdas. 2013. riset kesehatan dasar. Jakarta : badan penelitian dan pengembangan kesehatan : http://www.depkes.go.id/resources/download/general/hasil%20rikesdas%20 201.Pdf. diakses 27 januari 2018.

Rizkawati. 2012. Hubungan antara Kejadian Katarak dengan Diabetes Melitus di Poli Mata RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Universitas Tanjungpura Pontianak.

Rubenstein, David, dkk. 2007. Lecture Notes Kedokteran Klinis. Dialih bahasakan oleh Annisa Rahmalia. Jakarta : Erlangga

Rumahorbo, Hotma. 2014. Mencegah Diabetes Melitus dengan Perubahan Gaya Hidup. Bogor: In Media.

Rudijanto A, Soelistijo SA, Soebagjo A, Novida H, Soewondo P, Suastika K,. 2015. Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni

Smeltzer & Bare. (2013). Buku Ajar Keperwatan Medikal Bedah Edisi 8. Jakaerta: EGC

Tarwoto, Wartonah, Taufiq, I., & Mulyati, L. 2016. Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: Cv. Trans Info Media.

Wijaya, A.S dan Putri, Y.M. 2013. Keperawatan Medikal Bedah 2, Keperawatan Dewasa Teori dan Contoh Askep. Yogyakarta : Nuha Medika

World health organization. 2016. global report on diabetes. http://apps.who.int./iris/bitstream/10665/204871/1/9789241565254 nng.pdf7ua =1. diakses 27 januari 2018.




DOI: https://doi.org/10.32382/jmk.v9i2.463

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Terindex Oleh: