EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA MODERN DRESSING DENGAN METODE MOIST WOUND HEALING PADA ULKUS DIABETIK DI KLINIK PERAWATAN LUKA ETN CENTRE MAKASSAR.

sri angriani, Hariani Hariani, Ulfa Dwiyanti

Abstract


Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikiemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Salah satu komplikasi yang dapat ditimbulkan yaitu luka diabetes. Luka diabetes adalah infeksi, ulkus dan/atau kerusakan jaringan yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai (Black, 2009). Salah satu komplikasi yang banyak ditakutkan oleh kebanyakan orang adalah timbulnya luka pada daerah ekstermitas baik atas maupun bawah. Luka bisa teratasi secara optimal jika penanganan luka dilakukan dengan tepat. Oleh karena itu, digunakan salah satu metode untuk mengatasi hal tersebut. Moist wound healing adalah metode untuk mempertahankan kelembaban luka dengan menggunakan balutan penahan kelembaban, sehingga penyembuhan luka dan pertumbuhan jaringan dapat terjadi secara alami. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy eksperimen, tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pada penelitian ini dapat dilihat efektifitas perawatan luka modern dressing dengan metode moist wound healing pada ulkus diabetik di klinik perawatan luka ETN Centre Makassar. Adapun hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah perawatan luka modern dengan metode moist wound healing efektif terhadap proses penyembuhan luka ulkus diabetik.


References


Arisanty Irma P. (2013) Konsep Dasar Manajemen Perawatan Luka. Jakarta: EGC.

Brunner, & Suddarth. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Broussard, K. C. & Powers, J.G. (2013). Wound Dressing: Selecting The Most Appropriate Type. Vanderbilt Division Of Dermatology.

Black, J.M., Hawks,J.H.2009. Medical and clinical Management for positive outcome, Eight edition. singapore: Sounders Elsevier.

Badan Pusat Statistik, P. S. (2015). Profil Kesehatan Prov. Sulawesi Selatan Tahun 2016. Dipetik Januari 30, 2018, dari

https://dinkes.sulselprov.go.id/file/publik/Data%20ProfilL%202015.pdf

Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus Dan Pelaksanaan Keperawatan. yogyakarta: Nuha medika.

Ekaputra Erfandi. (2013). Evolusi Manajemen Luka. Jakarta : Trans Info Media

Gitaraja, S, W (2008). Seri Perawatan Luka Terpadu - perawatan diabetik foot ulcer, Bogor : WOCARE publishing.

Hidayat Rahmad Anas & Nurhayati Isnani. (2014). Perawatan Kaki Penderita Diabetes Melitus Di Rumah. Jurnal Permata Indonesia Volume 5 Nomor 2. Diakses pada tangga 31 januari 2018.

IDF. (2017). Dipetik Februari 3, 2018, dari Online Version Of Diabetes Atlas Eight Edition: http://diabetesasia.org/content/diabetes_guidelines/IDF_guidelines.pdf

Kartika. R.W. (2013). Perawatan Luka Kronis Dengan Modern Dressing. CDK-230/vol.42.No.7

Lemone. (2015). buku ajar keperawatan medikal bedah . Jakarta: EGC.

Magfuri Ali. (2016). Buku Pintar Perawatan Luka Diabetes Melitus. Jakarta Selatan : Salemba Medika.

Merdekawati Diah & Rasyidah AZ. ( 2017). Hubungan Prinsip Dan Jenis Balutan Dengan Penerapan Teknik Moist Wound Healing. Jurnal Endurance Volume 2. Diakses pada tanggal 1 Januari 2018.

Notoatmodjo, S. (2015). metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Medika.

Nursalam. (2011). konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Proverawati, A. (2010). obesitas dan gangguan perilaku makan pada remaja . yogyakarta: Nuha Medika.

Potter & Perry. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep Proses Dan Praktik. Jakarta. EGC.

Rudy Bilous & Donelly Richard. (2014). Buku Pegangan Diabetes Edisi 4. Jakarta : Bumi Medika

Semer,N.B. (2013). Panduan Help Untuk Dasar-Dasar Perawatan Luka. Global Help Organisation. UCLA

Soegondo Sidartawan Dkk. (2015). Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Jakarta : badan penerbit FKUI.

Sari, R. N. (2012). diabetes melitus. Yogyakarta: Nuha Medika.

Suyanto (2017). metodologi penelitian dan aplikasi penelitian keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Tarwoto, dkk. (2016). Keperawatan Medical Bedah Asuhan Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: Trans Info Media.

Wijaya, & Putri. (2013). KMB 2 keperawatan medikal bedah . yogyakarta: Nuha Medika.

WHO. (2016). Global Report On Diabetes. Dipetik Januari 30, 2018, dari http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/204871/1/9789241565257_eng.pdf?ua=1




DOI: https://doi.org/10.32382/jmk.v10i1.867

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Terindex Oleh: