HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN GIZI MAKRO SERTA STATUS GIZI PADA PASIEN PRE-EKLAMSI DI RSIA SITI FATIMAH KOTA MAKASSAR

Rudy Hartono, Hikmawati Mas'ud, Andi Syam Haeru

Abstract


Preeclampsia until now is still a health problem that can not be solved completely. Statistical data in developed countries shows that 10-30% of all maternal deaths are caused by preeclampsia. Preeclampsia is one of the three major causes of maternal death in addition to bleeding and infection. Nutritional intake is an indicator to see the nutritional adequacy and upper arm circumference of pregnant women is one tool to assess the nutritional status, so it can be known complications during pregnancy. This study aims to determine how the relationship of energy intake and macro nutrition and nutritional status with the incidence of preeklamsi in RSIA Siti Fatimah Makassar. The type of this research is cross sectional study. Data collection was done by interview using questionnaire with total sample as many as 34 people. The result of the research using statistical analysis of chi-square test showed that energy intake, protein intake, fat intake, and carbohydrate intake as well as nutritional status were obtained by p values, p = 0.584, p = 0.611, p = 0.416, p = 0.649 And p = 0.547 means that there is no relationship between energy intake and macro nutrition and nutritional status in patients preeklamsi in RSIA Siti Fatimah Makassar. It is expected that the respondent health officer can increase the frequency of counseling both personally and group related factors that can influence the occurrence of preeclampsia.

Keywords : Intake of Energy, Macro Nutrition, Nutrition Status, Preeclampsy


References


Almatsier, Sunita. 2006. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta; Gramedia Pustaka Utama.

Almatsier S, 2004, Penuntun Diit edisi baru. Instalasi Gizi Perjan RS Dr Cipto Mangunkusumo dan Asosiasi Dietesien Indonesia. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Ariyani. 2012. ”validitas lingkar lengan atas mendeteksi risiko kekurangan energi kronis pada wanita Indonesia “ jurnal kesehatan masyarakat nasional.

Arisman. 2004. Gizi dalam daur kehidupan. jakarta;EGC.

Astuti, 2011.Buku Pintar Kehamilan.Jakarta : EGC

Andi Besse Rawasiah. 2012. Hubungan Faktor Konsumsi Makanan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pattingalloang. Universitas Hasanuddin.

Baliwati, yayuk.2009. Pengantar Pangan dan Gizi .Jakarta; penebar swadaya.

Betty, F &Yanti.2011.Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian Pre-eklamsia di RSUI Yakssi Sragen. Jurnal Kebidanan, Vol.III, No.1,. Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali

Beck, Mary E. 2011.Ilmu Gizi dan Diet.Penerbit Andi dan Penerbit Yayasan.

Childinfo, 2012.A Global Overview of Maternal Mortality.Diakses tanggal 16 agustus 2016.http://www.childinfo.org/maternal mortality.html.

Chapman, 2006.Asuhan Kebidanan Persalinan dan Kelahiran.EGC : Jakarta

Dinkes Sulsel. 2015. Profil Kesehatan Sulawesi Selatan. Makassar: Dinas Kesehatan.

Departemen kesehatan RI. 2007. pedoman pengukuran dan pemeriksaan ,Jakarta; departemen kesehatan RI.

Hidayati, Farida. 2011. Hubungan antara pola konsumsi, penyakit infeksi dan pantang makanan terhadap risiko kurang energy kronis (KEK) pada ibu hamil puskesmas ciputat kota tangerang selatan. skripsiuniversitas islam negri syarif hidayatullah.Jakarta.

Kartasapoetra & Marsetyo. 2006. Ilmu Gizi Korelasi, Kesehatan dan Produktivitas Kerja. Jakarta : Penerbit Rineka Cipat.

Lisnawati. 2012. Kejadian Preeklampsi Berat Pada Ibu Hamil Dan Bersalin Studi Kasus Terhadap Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi. Medan.

Manuaba, 2010.Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, EGC : Jakarta.

Manuaba.I.A.C. 2009.Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita.Jakarta: EGC.

Nuryani. 2012. Hubungan Pola Makan,Sosial Ekonomi,Antenatal Care dan Karasteristik Ibu Hamil Dengan Kasus Preeklamsia di Kota Makassar.

Muhammad Nur Anas. 2013. Hubungan Lingkar Lengan Atas (Lila) Pada Ibu Hamil Dengan Angka Kejadian Preeklampsia Di Rs. Pku Muhammadiyah Surakarta.Thesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rohfiin, 2016 .Mini KTI Tren Persalinan (online) http://www.academia.edu diakses 04 April 2016.

Riskesdas. 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Republik Indonesia.

Rozikhan. 2013. Faktor-faktor risiko Terjadinya Pre-eklamsia Berat Di Rumah Sakit Dr.H.Soewondo Kendal.Thesis.Universitas Diponegoro.Semarang.

Rukiyah, 2010.Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan). Jakarta: Trans Info Media.

Simkin,2008. Panduan Lengkap Kehamilan, Melahirkan, dan Bayi, Edisi Revisi. Jakarta: Arcan.

Soeditama, Achmad Djaeni , 2009. Ilmu Gizi untuk mahasiswa dan profesi jilid II.Jakarta;Dian rakyat..

Supariasa.2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Syafiq, Ahmad. 2010. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada.

Sinclair, 2012. Buku Saku Kebidanan. Jakarta : EGC.

Siti Widyaningrum. 2012.Hubungan Antara Konsumsi Makanan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil. Universitas Jember.

WHO. 2007. Maternal Mortality in 2005. http://www.who.int/whosis/mme_2005.pdf. (13 agustus 2016).

Wylie L., 2010. Manajemen Kebidanan Gangguan Medis Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: EGC.

WNPG X, 2012. Penyempurnaan kecukupan zat gizi Indonesia. Jakarta.

Winkjosastro. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan BinaPustaka SarwonoPrawirohardjo.

Yustiana, I. 2007. upaya Strategis Menurunkan AKI dan AKB, Jurnal




DOI: https://doi.org/10.32382/medkes.v12i1.122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Crossref Member Badge

Media Kesehatan indexed by :

           

 
Protected By
plagiarismcheckerx.com Protection Badge

VISITOR STATISTICS

View Statistics

Flag Counter