Pemberdayaan Kader Posyandu Kelurahan Sambung Jawa Dalam Pembuatan Shampoo Herbal Berbahan Dasar Tanaman Lidah Buaya

Rusli Rusli, Santi Sinala

Abstract


Pemanfaatan tanaman di sekitar lingkungan rumah belum sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat, padahal tanaman-tanaman tersebut memiliki kandungan yang dapat digunakan dalam ketiga usaha tersebut di atas. Salah satu tanaman tersebut adalah Lidah Buaya. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa kandungan Lidah buaya mempunyai efek pencegahan dan pengobatan terhadap banyak penyakit. Lidah buaya memiliki kandungan yang disebut Alloin yang merupakan salah satu jenis senyawa glikosida, merupakan senyawa yang berkhasiat sebagai antibakteri yaitu dapat membunuh bakteri dan jamur. Selain itu dapat berfungsi sebagai emollient. Melihat kandungan Lidah buaya tersebut, bidang Farmasi dapat memformulasi ke dalam sediaan Farmasi sehingga memudahkan dalam penggunaan. Salah satunya adalah membuat shampoo herbal berbahan dasar gel Lidah buaya. Masyarakat khususnya kader posyandu akan dituntun dalam pembuatan produk Farmasi Shampo herbal tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan kepada masyarakat bahwa banyak tanaman di sekitar kita yang dapat dijadikan obat. Selain itu memperkenalkan kepada masyarakat bahwa tanaman-tanaman tersebut dapat diolah menjadi produk obat yang digunakan sendiri dan atau diproduksi untuk diperjualbelikan sehingga pendapatan rumah tangga dapat bertambah. Kegiatan ini meliputi survey lokasi, penyuluhan umum dan praktek langsung oleh ibu-ibu kader posyandu pembuatan shampoo herbal sampai dihasilkannya suatu produk shampoo dari lidah buaya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya penambahan pengetahuan tentang produk farmasi dengan menggunakan bahan dasar tanaman di sekitar kita, selain itu terdapatnya modul dan produk shampoo sebagai output dari kegiatan ini. Sedangkan rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah memperkenalkan produk farmasi lain yang berbahan dasar tanaman lidah buaya.


Full Text:

PDF

References


Depkes RI. Panduan Manajemen PHBS Menuju Kabupaten/Kota Sehat. Jakarta: Depkes RI; 2008.

Fly, L. B. 1963. Antibiotic Activity of Aloe vera. Econ. Botany. 14 : 46-49

Hartawan, E. Y., 2012, Sejuta Khasiat Lidah Buaya, 11-25, Pustaka Diantara.

Henry, R. 1979. An up Dated Review of Aloe vera. Cosm. and Toiletri. 94 :42-50

Kemenkes RI. Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2010.

Maha Talaat, Salma Afifi, Erica Dueger, Nagwa El-Ashry, Anthony Marfin, Amr Kandeel, et al. Effect of hand hygiene campaigns on incidence of laboratory confirmed influenza and absenteeism in school children Cairo, Egypt. Emerging Infectious Disease CDC. 2011;17(4):135-60.

Nicholas Midzi, Sekesai Mtapuri-Zinyowera, Munyaradzi P Mapingure, Noah H Paul, Davison Sangweme, Gibson Hlerema, et al. Knowledge attitudes and practices of grade three primary school children in relation to schistosomiasis, soil transmitted, helminthiasis and malaria in Zimbabwe. BMC Infectious Disease. 2011;11(169):1471-2334.

Penuntun Hidup Sehat edisi ke empat, Kemenkes - Unicef, tahun 2010.

Rahayu, I. D., 2006, Aloe barbadensis Miller and Aloe chinensis Baker As Antibiotic In Medication of Poultry Etnoveteriner By In Vitro, Jurnal Protein, 13 (1), 31-34.

Sudarto, Y. 1997. Lidah Buaya. Kanisius. Yogyakarta




DOI: https://doi.org/10.32382/mirk.v1i1.1448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.