HUBUNGAN MENGONSUMSI MAKANAN MANIS TERHADAP TINGKAT KEJADIAN KARIES PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR (STUDI LITERATUR)

Nurhaeni Eni

Abstract


 

Latar Belakang : Pada umumnya anak sangat menyukai makanan manis khususnya cokelat, permen, dan kue-kue manis, tapi sangat disayangkan kesadaran anak untuk selalu menjaga kebersihan mulut masih kurang. Oleh karena itu karies gigi banyak dijumpai pada anak usia sekolah. Tujuan : Mengetahui hubungan antara mengonsumsi makanan manis dengan tingkat kejadian karies pada anak usia sekolah dasar. Metode :Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur.Hasil: Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara mengonsumsi makanan manis terhadap tingkat kejadian karies. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki tingkat konsumsi makanan manis tinggi akan memiliki resiko tinggi untuk terjadinya karies gigi, sedangkan siswa yang rendah konsumsi makanan manis akan mempunyai resiko yang rendah terhadap kejadian karies.

Kata kunci: Kebiasaan, Makanan Manis, Karies Gigi, Anak Usia Sekolah


References


Depkes RI. 2000. Profil Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Fauzi, I. 2016. Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik dan Kebiasaan Menggosok Gigi dengan Karies Gigi pada Anak SDN 2 Cireundeu di Tangerang Selatan. Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah.

Gusmawaty, 2004. Early Childhood Caries (ECC). Skripsi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.

Linasari. 2013. Perilaku Konsumsi Makanan Kariogenik dan Menyikat Gigi Anak di SD Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Jurnal Keperawatan. Vol.IX No.1. Hal.37-42.

Hidayat, R, Tandiari, A. 2016. Kesehatan Gigi dan Mulut Apa yang Sebaiknya Anda Tahu?. Yogyakarta: EGC.

Machfoedz, I. 2008. Menjaga Kesehatan Gigi & Mulut Anak-anak dan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya.

Mendur, S, Mintjelungan, C, dan Pangemanan, D. 2017. Gambaran Konsumsi Makanan Kariogenik pada Anak SD GMIM 1 Kawangkian. Jurnal e-GiGi (eG). Vol.V No.1. Hal.91-95.

Mumpuni, Y, Pratiwi, E. 2013. 45 Masalah dan Solusi Penyakit Gigi dan Mulut. Yogyakarta: Rapha Publishing.

Nuraliyah, R. 2013. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Sumber Kalsium Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar.

Norfai, Rahman, E. 2017. Hubungan Pengetahuan dan Kebiasaan Menggosok Gigi dengan Kejadian Karies Gigi di SDI Darul Mu’minin Kota Banjarmasin Tahun 2017. Vol 8 No.1. Hal 212-218

Panna, SS. 2012.Hubungan Antara Frekuensi Konsumsi Makanan Kariogenik Dan Tingkat Keparahan Karies Gigi Molar Satu Permanen. Skripsi Universitas Hasanuddin.

Rahman, E, Ilmi, M.B, Anam, K. 2018. Kebiasaan Mengkonsumsi Jajanan Kariogenik Sebagai Penyebab Karies Gigi pada Anak di Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah Kindaung Banjarmasin. Jurkessia. Vol.IX No.1. Hal.34-37.

Scheid, R.C, Weiss, G. 2013. Woelfel Anatomi Gigi Edisi 8. Jakarta: EGC.

Srigupta, A.A. 2004. Perawatan Gigi & Mulut. Jakarta: Jakarta Prestasi Pustaka.

Suwelo, I.S. 1992. Petunjuk Praktis Sistem Merawat Gigi Anak di Klinik. Jakarta: EGC. Hal 78

Talibo, R.S, Mulyadi, Bataha, Y. 2016. Hubungan Frekuensi Makanan Kariogenik dan Kebiasaan Menggosok Gigi Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Siswa Kelas III SDN 1 & 2 Sonuo. e-Journal (e-KP). Vol.IV No.1. Hal 1-8

Taringan, E E. 2015. Pengaruh Penyuluhan Makanan Kariogenik dengan Metode Ceramah dan Diskusi Terhadap Pengetahuan Anak-anak Penderita Karies

Taringan, R. 2013. Karies Gigi Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Hal 15-90

Gigi di SD Negeri 068004 Perumnas Simalingkar Medan 2015. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara.




DOI: https://doi.org/10.32382/mkg.v19i2.1944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published By : Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Keperawatan Gigi

Office : Jl. Monumen Emmy Saelan III, Makassar, South Sulawesi, 90242

Email  :  mediagigi@poltekkes-mks.ac.id

 

INDEXING

    

View My Stats