ANALYSIS OF RISK FACTORS OF STUNTING IN KINDERGARTEN IN BORONG PA'LALA, GOWA REGENCY

St Aminah, Sukma Saini

Abstract


Constraints in meeting nutritional needs will bring a variety of impacts on child growth including Stunting. The purpose of this study was to analyze the risk factors for stunting in kindergarten in Borong Pa'la'la Village, Pattallassang District, Gowa Regency. The aim of this study to identify the relationship between risk factors (family socioeconomic, nutritional status, history of infectious diseases, and exclusive breastfeeding) with the incidence of stunting in kindergarten children in Borong Pa’lala, Pattalassang District, Gowa Regency 2018. This research is a quantitative research using survey / census design. The population of this study was kindergarten students in the village of Borong Pa'la'la, Pattalassang Subdistrict, Gowa Regency. With the Total Sampling method , the total sample of this study was 30 people. To find out the relationship between independent variables and dependent variables Chi-square test was used . To see the dominant variables affecting stunting, the Logistic Regression test was used. The results showed that children with low socio-economic risk had a 13.714- times risk of stunting compared to children with sufficient family socio-economic (PR 13.714), children with poor nutritional status had a risk of 4.359 times stunting compared to children with good nutritional status (PR 4,359), children who have a history of infectious diseases have a risk of 10,500 times experiencing stunting compared to children who have no history of infectious disease (PR 10,500) and children who do not have a history of exclusive breastfeeding have a risk of 1,829 times experiencing stunting compared to children who have an exclusive breastfeeding history (PR 1,829) . Suggestions for the research provided are the need to provide health information through continuous and continuous counseling about the importance of fulfilling the nutrition of infants / toddlers / children, environmental sanitation and food hygiene in an effort to prevent stunting and take action to improve nutrition in dealing with stunting children

Keywords : Stunting, Risk Factors, Kindergarten

Full Text:

PDF (Full Text)

References


Anisa, P. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-60 bulan di Kelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012. Universitas Indonesia

Anugraheni, S.H. (2012). jurnal faktor resiko kejadian stunting pada anak usia 12-36 bulan di kecamatan pati. Semarang.

Anugraheni H.S dan M. I. Kartasurya. (2012). Faktor Resiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Journal Of Nutrition College Volume 1 Nomor 1 hal. 30

Aramico, B., Sudargo, T., & Susilo, J. (2013). Hubungan sosial ekonomi, pola asuh, pola makan dengan stunting pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia, 1(3), 121–130

Ayubi. (2009). Kontribusi Pengetahuan Ibu terhadap Status Imunisasi Anak di Tujuh Provinsi di Indonesia. Jurnal Pembangunan Indonesia Volume 7 Nomor 1

Badan Pengembangan & Penelitian Kesehatan.(2013). Riset Kesehatan Dasar tahun 2013. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2018). Statistik Kesejahteraan Rakyat 2017.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2018). Tabel Indeks Pembangunan Manusia (Metode baru) 2017. (Online) diakses dari http://ipm.bps.go.id/data/kabkot/metode/baru/7306 tanggal 26 April 2018..

Candra, A. (2013). Hubungan underlying factors dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun. Journal UNDIP

Depkes. (2010). Profil kesehatan Indonesia 2010. http://www.depkes.go.id/downloads/PROFIL_KESEHATAN_INDONESIA_2010.pdf .diakses tanggal 25 Pebruari 2018

Devi, N. (2012). Gizi Anak Sekolah. Jakarta: Buku Kompas.

Fitri. (2012). Berat lahir Sebagai faktor Dominan Terjadinya Stunting pada Balita (12-59 bulan) di Sumatera (Analisis Data Riskesdas 2010). Tesis. Universitas Indonesia

Gibney, M., Margets, B., Kearney J., Arab L . (2009). Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.

Hariyati., D. (2016). Hubungan Antara Riwayat Infeksi dan Tingkat Konsumsi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 25-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat Kabupaten Jember. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa 2016.

Hestunigtyas, R.T. (2013). Pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, sikap, praktik ibu dalam pemberian makanan, dan asupan zat gizi anak stunting usia 1-2 tahun di kecamatan semarang timur. Journal UNDIP

Hoelman, Mickael B, dkk (2015). Panduan SDGs : Untuk Pemerintah Daerah (Kota dan Kabupaten) dan Pemangku Kepentingan Daerah. International NGO Forum on Indonesian Development (INFID)

Martha, H. & Utomo, B (2014). Faktor Sosial Ekonomi Gangguan Pertumbuhan Anak 0-59 Bulan: Riskesdas Tahun 2010. Jakarta : Departemen Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Nauw, F, dkk. (2016). Hubungan Antara Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Pulau Mantehage Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado, 1–10.

Muqni, A.D., V. Hadju dan N. Jafar. (2012). Hubungan berat Badan Lahir dan Pelayanan KIA Terhadap Status Gizi Anak Balita di Kelurahan Tamamaung Makasar. Artikel penelitian Media Gizi Indonesia Vol.1,no.2 hal. 110. Makasar : Universitas Hasanuddin

Najahah, I., K. T. Adhi., dan G. N. I. Pinatih. (2013). Faktor Resiko Balita Stunting usia 12-36 bulan di Puskesmas Dasan Agung, Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Public Health and Preventive Medicine Archive volume 1 nomor 2 hal 134

Narsikhah, R.(2012). Faktor resiko kejadian stunting pada balita usia 24-36 bulan di kecamatan semarang timur. Journal UNDIP.

Notoadmodjo, S.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : RINEKA

Nuryani. (2018). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu, Asupan Energy Dan Zat Gizi Dengan Kejadian Gizi Kurang Dan Stunting Pada Balita. Prosiding Simposium Internasional Gizi Dan Pangan I (2018) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tadulako. Retrieved from http://fkm.untad.ac.id/prosidingsign2018/

Online,http://eprints.undip.ac.id/38393/1/441_Hana_Sofia_Anugraheni_G2C008030.pdf .diakses tanggal 25 Pebruari 2018

Online,http://www.ejournal.undip.ac.id/index.php/actanutrica/article/download/4847/4393 diakses tanggal 25 Pebruari 2018

Online,http://eprints.undip.ac.id/38427/1/464_Roudhotun_Nasikhah_G2C008064.pdf diakses tanggal 25 Pebruari 2018

Paramashanti, B. A., Hadi, H., & Gunawan, I. M. A. (2016). Pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan dengan stunting pada anak usia 6–23 bulan di Indonesia. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 3(3), 162. https://doi.org/10.21927/ijnd.2015.3(3).162-174

Permadi, M. R., Hanim, D., Kusnandar, K., & Indarto, D. (2017). Risiko Inisiasi Menyusu Dini Dan Praktek Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 6-24 Bulan (Early Breastfeeding Initiation and Exclusive Breastfeeding As Risk Factors of Stunting Children 6-24 Months-Old). Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 39(1), 9–14. https://doi.org/10.22435/pgm.v39i1.5965.9-14

Prajasasmita, R. A.(2014). Hubungan antara pemberian ASI ekslusif, MP-ASI, pengetahuan gizi ibu dan kejadian stunting pada bayi usia 12 – 36 bulan di Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara. Jurnal Politeknik kesehatan Bandung.

Picauly,I dan S.M. Toy. (2013). Analisis Determinan dan Pengaruh Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah di Kupang dan Sumba Timur, NTT. Jurnal Pangan dan Gizi Volume 8 Nomor 1. Hal.56, 60. Kupang : Universitas Nusa Cendana

Rahmawati, Yeni Paramata, 2017. Analisis Sosio Demografi, Berat Badan Lahir dengan Kejadian Stunting di Kabupaten Gorontalo Tahun 2017. Prosiding Simposium Internasional Gizi Dan Pangan I (2018) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tadulako. Retrieved from http://fkm.untad.ac.id/prosidingsign2018/

Rr. Dewi Ngaisyah, Hubungan Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunung Kidul Vol X Nomor 4 Oktober 2015 - Jurnal Medika Respati ISSN : 1907 – 3887

Saravina, T. puri. (2017). Studi Deskriptif Faktor Penyebab Stunting Pada Balita Di Desa Wunung Wonosari Gunung Kidul. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Supariasa, D.N., Bakri, B., Fajar I.(2002).Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC

Tando, N.M. (2012). Stunting Pada Anak SD Di Kecamatan Malalayang Kota Manado. GIZIDO Volume 4 No. 1 Mei 2012, 4(1), 338-348

WHO. (1986). For Control Of Acute Respiratory Infections In Children In Developing Countries. Genewa.




DOI: https://doi.org/10.32382/uh.v2i1.1194

Refbacks

  • There are currently no refbacks.