Identifikasi Sakarin pada Kue Buroncong yang Dijual di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar

Muhammad Nasir, Faisal idris

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya produsen makanan yang masih menggunakan bahan  tambahan makanan seperti sakarin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya sakarin pada kue buroncong yang dijual di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Sakarin merupakan golongan bahan tambahan makanan yang diizinkan oleh Permenkes RI no.722/Menkes/Per/IX/88 untuk digunakan dalam makanan, namun apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan manusia diantaranya tumor pada otak, multiple sklerosis, epilepsi, sindrom kelelahan kronis, parkinson, lupus, alzheimer, cacat mental, limfoma, kelainan pada kelahiran anak, dan bahkan diabetes. Jenis penelitian ini bersifat observasi laboratorik. Sampel yang digunakansebanyak 5 sampel dan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27-28 juli 2016 di Laboratorium Kimia Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan dapat disimpulkan bahwa semua sampel yang telah diperiksa tidak mengandung sakarin

References


Cahyadi Wisnu. 2008. Bahan Tambahan Pangan Edisi Kedua Cetakan Pertama. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Chandra, Budiman. 2007. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

C. Hanny Wijaya, Noryawati M. 2010. Bahan Tambahan Pangan, Pemanis. Bogor: IPB Press.

Fardiaz D. 2009. Waspada Pemanis Buatan. http://melileaku.com/?p=192. Diakses tanggal 17 Mei 2016.

Effendi, M. Supli. 2012. Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan. CV. Alvabeta. Bandung.

http://beritamks.com/kue-buroncong-kue-khas-makassar-yang-legendaris/Diakses tanggal 18 Mei 2016.

Herliani L Afrianti. 2008. Teknologi Pengawetan Pangan. Bandung: Alfabeta.

Irianto Koes. 2014. Ekologi Kesehatan (Health Ecology). Bandung: Alfabeta.

Martoyo, Soemantri, Koesnandar. 1996. Terampil Menguasai dan Menerapkan Konsep Kimia (Edisi Revisi). PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Nuralfiah. 2013. Sakarin. Online. www.kompasiana.com. Diakses tanggal 06 Mei 2016.

Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 1985 Tentang Bahan Tambahan Pangan (Online) Permenkes%200331985%20Bahan%20 Tambahan %20 Pangan. pdf. Diakses tanggal 01 Mei 2016.

Rohman Abdul, Sumantri. 2013. Analisis Makanan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahman, Dra. Hj. Suryaningsih, Nur Adi. 2012. Analisis Makanan dan Minuman.

Subhan.2013.http://downloadskripsi.pdf.blogspot.com/2013/08/penggunaan-sakarin-dan-siklamat pada.html. Diakses tanggal 04 Mei 2016.

Winarno F.G. 1984. Kimia Pangan dan Gizi (Cetakan Pertama). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Yuliarti Nurheti. 2007. Awas! Bahaya DI Balik Lezatnya Makanan. Yogyakarta: CV ANDI OFF




DOI: https://doi.org/10.32382/mak.v9i2.685

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published By : Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar

Office : Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 52 Banta-Bantaeng, Makassar, South Sulawesi, 90222  View on Google Maps

Email  :  mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id

media analis kesehatan indexed by :

    

Protected By                             

                  

Media Reference Manager

 

 

Flag Counter

View My Stats