PENANGGULANGAN KEBIASAAN MENGHISAP JEMPOL PADA ANAK

Nurhaeni Nurhaeni

Abstract


Kebiasaan buruk didefinisikan sebagai pengulangan stereotipik fungsi sistem mastikasi, yang berbeda secara kualitatif dan kuantitatif dari fungsi fisiologisnya. Kebiasaan buruk biasanya berlangsung secara diam-diam sehingga membuat anak tidak sadar bahwa ia sering melakukan hal tersebut. Kebiasaan pada awalnya dilakukan dalam keadaan sadar, tetapi pengulangan membuat turunnya kesadaran dan respon motorik. Akhirnya kebiasaan terbentuk sepenuhnya dan menjadi bagian dari rutinitas pikiran sehingga lebih susah untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Kebiasaan buruk umum dilakukan anak dengan status psikologis normal, tetapi dapat juga terjadi pada anak dengan masalah perkembangan, kesulitan emosional, atau gangguan fisik.. Refleks menghisap muncul di sekitar usia kehamilan 29 minggu, dan merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan secara alami oleh 89% bayi di bulan kedua dan 100% anak pada tahun pertama usia. Apabila kebiasaan tersebut terus dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama dengan intensitas yang cukup, maka akan terjadi efek samping yang mempengaruhi kondisi gigi geligi dan lebih lanjut mempengaruhi penampilan seseorang. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengemukakan akibat kebiasaan jelek menghisap jempol dan beberapa cara menanganinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan/ study literature. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu berasal dari sumber data sekunder seperti jurnal, buku, karya tulis ilmiah, skripsi, text book dan artikel ilmiah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penanggulan kebiasaan menghisap jempol dapat dilakukan dengan cara Penanggulangan kebiasaan menghisap jempol pada anak perawatan psikologi, perawatan ekstra oral, dan perawatan intra oral.

 

Kata Kunci : Penanggulangan, Kebiasaan, Menghisap Jempol


References


Aufar Rafif Adha, M., Wibowo, D., & Indah Rasyid, N. (2019). Gambaran Tingkat Keparahan Maloklusi Menggunakan Handicapping Malocclusion Assessment Record (Hmar) Pada Siswa Sdn Gambut 10. Jurnal Kedokteran Gigi, 3(1), 2. https: //ppjp. ulm. ac.id/ journals/ index.php/ dnt/article/download/884/846. Diakses pada tanggal 05 Oktober 2020 jam

55 WITA

Astrid, N. (2020). Dampak buruk akibat menghisap ibu jari bagi perkembangan gigi dan mulut. https: //dental.id/dampak-buruk-akibat-menghisap - ibu - jari

– bagi – perkembangan – gigi – dan - mulut/. Diakses pada tanggal 07 Oktober 2020 jam 10.50 WITA

Dentalosophy. (2020). Apa itu persistensi gigi ? Apa penyebab dan bagaimana cara penanganannya ? https: //dentalosophy. id/ education/ apa-itu- persistensi-gigi-apa-penyebab-dan-bagaimana-cara-penangannya. Diakses pada tanggal 07 Oktober 2020 jam 11.27 WITA

Dewi, N. I. (2017). Menghisap Jempol dan Cara Menguranginya. 5–7. https:// www. Childrencafe. com/ menghisap – jempol – dan - cara menguranginya/. Diakses pada tanggal 07 Oktober 2020 jam 11.00 WITA

Elianora, D. (2018). Pemeriksaan Lengkap Kebiasaan Buruk Mengisap Ibu Jari (Thumb Sucking) (Laporan Kasus). B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah, 1(2), 102–111. https: //doi.org/10.33854/jbdjbd.4.

Diakses pada tanggal 08 Oktober 2020 jam 20.00 WITA

Elianora, D. (2015). Perawatan kebiasaan buruk menghisap ibu jari dengan alat orto trainer. C-Dent, 7(1), 745–753. http: //www. jurnal. unsyiah. ac.id/ CDJ/ article/download/ 10431/8209. Diakses pada tanggal 26 Desember 2020 jam

20 WITA

Fidya. (2018). Anatomi gigi & mulut. Malang : UB Press.

Fithriyah, R. El. (2017). Kombinasi penggunaan quadhelix dan tanggul gigitan posterior pada perawatan crossbite anterior. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 2(1), 47. https://doi.org/10.22146/majkedgiind.12316. Diakses

pada tanggal 25 Desember 2020 jam 20.00 WITA

Giri, P. (2017). Efek buruk dari kebiasaan menghisap jempol kaki pada anak. https: //simdos. unud. ac. Id /uploads/ file_penelitian_dir/ e1dge 7f9f8ee6dc1a696a81fb2eacgee. pdf. Diakses pada tanggal 05 Oktober 2020 jam 17.50 WITA

Goenharto, S., Rusdiana, E., & Nurlaili, Y. (2016). Tatalaksana Mengatasi Kebiasaan Buruk Menghisap Jari. Jurnal Persatuan Dokter Gigi Indonesia, 65(2), 48–54. https://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ jpdgi/ article/ download/ 143/134. Diakses pada tanggal 11 Oktober 2020 jam 15.10 WITA

Guide, P. (2016). Growing Up : Usia 3-4 Tahun. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Hatta, R. (2011). Laporan Embriologi Gigi. https://www.academia. edu/ 6056802/ EMBRIOLOGI_GIGI. Diakses pada tanggal 11 Oktober 2020 jam 15.20 WITA

Hidayani, T. A. (2019). Efek Kebiasaan Buruk Mengisap Jari pada Balita dan Anak - anak. 4–7. https://sardjito.co.id/2019/06/04/efek-kebiasaan-buruk- menghisap-jari-pada-balita-dan-anak-anak/. Diakses pada 05 Oktober 2020

jam 17.40 WITA.

Noya. (2019). Begini cara menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak. https:// www. alodokter. com/ begini – cara – menghentikan –kebiasaan – mengisap – jempol – pada - anak. Diakses pada 27 Desember 2020 jam

00 WITA.




DOI: https://doi.org/10.32382/mkg.v20i1.2196

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published By : Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Keperawatan Gigi

Office : Jl. Monumen Emmy Saelan III, Makassar, South Sulawesi, 90242

Email  :  mediagigi@poltekkes-mks.ac.id

 

INDEXING

  

View My Stats