EFEKTIVITAS SENAM AEROBIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MAMAJANG KOTA MAKASSAR

Mirna Wati, harliani tdg, Akuilina @poltekkes-mks

Abstract


ABSTRAK

Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas, yakni urine yang berasa manis dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Senam Aerobik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Mamajang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif,dengan desain penelitian  menggunakan metode Quasy Experiment,dengan rancangan One Group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 8 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengukuran kadar gula darah sebelum (minggu I) didapatkan rata-rata sebesar 194,00 mg/dL; hasil pengukuran kadar gula darah sesudah senam (minggu II) sebesar 167,13 mg/dL; tidak efektivitas senam aerobic terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di puskesmas Mamajang Kota Makassar p-value= 0,198>α=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak efektivitas Senam aerobik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Mamajang Kota Makassar. Saran dalam penelitian ini agar penelitian selanjutnya dapat dilakukan pada tatanan yang berbeda dengan modifikasi dari keterbatasan yang ada dari penelitian ini.

Kata Kunci             : Senam Aerobik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus Tipe 2 

 


References


DAFTAR PUSTAKA

Boyd, M.A., & Nihart, M.A. (1998). Psychiatric nursing: Contemporary practice. Philadelphia: Lippincott.

Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus & Pelaksanaan Keperawatan . Yogyakarta: Nuha Medika.

Donelly, R., & Bilous, R. (2014). Buku Pegangan Diabetes Edisi Ke- 4. Yogyakarta: Bumi Medika.

Ferannini Elle. Insulin resistance versus insulin deficisncy in non insulin dependent diabetes mellitus problem and prospect. http://www.detikhealth.com,13 Juli 2018

Hariyanto, Fuad. (2013). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Cilegon Tahun 2013. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26376/1/Fuad%20Hariyanto-fkik.pdf. 11 agustus 2018

Haznam. 1991. Endokrinologi. Angkasa Offset . Bandung. hal. 95 – 37

Hidayat, R. (2017). Pengaruh Senam Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Puri Husada Tembilahan Tahun 2016. file:///C:/Users/WIN%2010/Downloads/436-61-612-1-10-20171024%20(4).pdf. diakses Jumat,2 february 2018, Pukul, 22:49.

Irianto,D.P. 2000. Panduan latihan kebugaran fisik ( yang efektif dan aman). Yogyakarta: Lukman Offset.

M. Zuhal Purnomo, 2004. Efektivitas Latihan Fisik; Senam Serobik Terhadap Penurunan Kadar Gula darah Pada Penderita DM Tipe 2 di Wilayah Puskesmas BukaTeja Purbalingga.

Nuari, N. A. (2017). Strategi Self Management Edukasi Pasien Diabetes Melitus. Malang: Danar Wijaya.

Riskesdas . (2013, january selasa). Riset Kesehatan Dasar. http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf. diakses Selasa,30 january 2018, Pukul, 14:20.

Rudijanto, A. (2014). Keterangan Ringkas Tentang Diabetes Melitus (Kencing Manis). Yogyakarta: CV Budi Utama.

Sanjaya, A. F., & Huda, M. (2014). Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus TipeDi WIlayah Kerja Puskesmas Peterongan Jombang. file:///C:p/Users/WIN%2010/Downloads/22-43-1-SM%20(4).pdf. diakses Rabu24 january 2018, Pukul, 18:56.

Sari, R. N. (2012). Diabetes Melitus. Yogyakarta: Nuha Medika.

Saryono , & Anggraeni, M. D. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Dalam Bidang Kesehatan . Yogyakarta: Nuha Medika.

setiadi. (2013). Konsep Dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan . Yogyakarta: Garaha Ilmu.

Smeltzer, S., Bare, B., Hinkle, J., Cheever, K. (2008). Brunner and Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (11th ed.).Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Supardi, S., & Rustika. (2013). Buku Ajar Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta: CV Trans Info Media.

syahrir, & dkk. (2014). Profil Kesehatan Sulawesi Selatan 2014. http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2014/27_Sulawesi_Selatan_2014.pdf, p. 69. diakses Selasa, 30 january 2018, Pukul, 10:15.

Tarwoto, & dkk. (2016). Keperawatan Medikal Begah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: CV Trans Info Media.

Wijaya, A. S., & Putri, Y. M. (2013). KMB 2 Keperawatan Medikal Bedah ( Keperawatan Dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.

WHO. (2018, january selasa). Global Report On Diabetes . http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/204874/1/WHO_NMH_NVI_16.3_eng.pdf, p. 2. Diakses Selasa, 30 January 2018, Pukul 17:37.




DOI: https://doi.org/10.32382/jmk.v9i2.486

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar



Mailing Address

 Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Makassar.

Jl. Monumen Emmi  Saelan 3 Makassar

 Principal Contact

Mardiana Mustafa
Politeknik Kesehatan Makassar
Phone: 08114163970
Email: mardianamustafa@poltekkes-mks.ac.id