Hubungan Kualitas Lingkungan Fisik Rumah dan Status Imunisasi dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Balita

Rojali Jaya, Sri Ani, Kusrini Wulandari, Dheanita Syahri

Abstract


Kota Depok merupakan salah satu dari 27 kota di Jawa Barat dengan prevalensi kejadian ISPA tertinggi yaitu 12,25%. UPTD Puskesmas Harjamukti dipilih karena berada pada peringkat pertama dengan jumlah kejadian penyakit ISPA tertinggi di Kecamatan Cimanggis dan berada pada peringkat keempat sekota Depok pada tahun 2020. Penyakit ISPA merupakan penyakit tertinggi ke-2 setelah hipertensi, sebanyak 1.383 kasus pada tahun 2021. RW 07 merupakan RW dengan kejadian penyakit ISPA pada balita tertinggi selama tiga bulan terakhir di tahun 2021, dengan total sebanyak 102 kasus. Penelitian ini merupakan suatu studi deskriptif menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh balita pada kelompok usia balita 0-59 bulan yang diwakilkan oleh ibu dari balita tersebut dan merupakan warga yang bertempat tinggal tetap maupun tidak tetap di RW 07 Wilayah Kerja Puskesmas UPTD Harjamukti, dengan besar sampel 72 responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu balita yang mengalami ISPA sebanyak 58 responden (80,6%), dengan kualitas lingkungan fisik rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 65 rumah (90,3%). Hal tersebut dapat disebabkan karena kurangnya luas ventilasi, kepadatan hunian dan pencahayaan rumah yang tidak memenuhi syarat. Balita dengan imunisasi tidak lengkap sebanyak 38 balita (52,8%). Adanya hubungan antara kulitas lingkungan fisik rumah (P = 0,023) dan status imunisasi (P = 0,000) dengan kejadian ISPA pada balita. Saran yang dapat dilakukan yaitu agar marsyarakat lebih memperhatikan kualitas lingkungan fisik rumah, dapat menambah ventilasi mekanik pada ruang, memindahkan barang - barang yang menghalangi sirkulasi udara, dan memberikan imunisasi dasar lengkap kepada balita.

Full Text:

Full Article PDF

References


Kementrian Kesehatan RI. Riskesdas Provinsi Jawa Barat [Internet]. 2018 p. 71–2. Available from: http://repository.litbang.kemkes.go.id/3857/1/LAPORAN RISKESDAS JAWA BARAT 2018.pdf

Kementrian Kesehatan RI. Laporan Nasional RISKESDAS 2018. RISKESDAS 2018 [Internet]. 2018;71–2. Available from: https://dinkes.kalbarprov.go.id/wp-content/uploads/2019/03/Laporan-Riskesdas-2018-Nasional.pdf

WHO 2003. Indikator Perbaikan Kesehatan Lingkungan Anak. Available from: https://www.who.int/whr/2003/en/whr03_en.pdf

Alatas H, Hassan R. Buku Kuliah 2 Ilmu Kesehatan Anak [Internet]. Jakarta, Indonesia; 1985. Available from: https://www.hindawi. com/journals/ijpedi/2017/7976587/

Triandriani V, Hansen. Hubungan Lingkungan Fisik dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda. Univ Muhammadiyah Kalimantan Timur. 2019;

Marlani L, Sarumpaet S, Rasmaliah. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Anak Balita di Puskesmas Panyabunganjae Kabupatenmandailing Natal. Medan. Universitas Sumatera Utara; 2014.

Hidayatullah LM, dkk. Hubungan Antara Kelengkapan Imunisasi Dasar dan Frekuensi ISPA pada Balita yang Datang Berkunjung ke Puskesmas Sekip Palembang. J Kedokt dan Kesehat Univ Sriwij. 2014;

Kelompok 8. Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Permukiman di RW.09 Kelurahan Harjamukti. 2021;

UPTD Puskesmas Harjamukti. Profil Kesehatan UPTD Puskesmas Harjamukti. 2020.

Najmah. Epidemiologi Penyakit Menular. Jakarta: CV. Trans Info Media; 2016.

Sally VK. IPA Terpadu Kelas 8. Yudhistira; 2016.

Ditjen P2PL. Pedoman Pengendalian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jakarta: Depkes RI; 2012.

WHO 2007. Pencegahan dan pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Widoyono. Penyakit Tropis : Epidemiologi Penularan Pencegahan & Pemberantasannya. 2011.

Weatherspoon D. Acute Respiratory Infection. 2019; Available from: https://www.healthline.com/health/acute-respiratory-disease#risk-factors

Irwan. Epidemiologi Penyakit Menular. CV. Absolute Media; 2017.

Kementrian Kesehatan RI. Penyelenggaraan Imunisasi. 2017.

Arifianto. Pro Kontra Imunisasi, Agar Tak Salah Memilih demi Kesehatan Buah Hati. Jakarta: Noura Books; 2014.

Kusnoputranto dewi. Kesehatan Lingkungan. Depok: Universitas Indonesia; 2000.

Kementrian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia No 1077/Menkes/PER/2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara Dalam Ruang. 2011.

Kementrian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 829/Menkes/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Rumah Tinggal. 1999.

Notoatmodjo S. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta; 2007.

Nurjazuli Widyaningtyas R. Faktor Risiko Dominan Kejadian Pneumonia pada Blita (Jurnal Respirologi Indonesia). 2009;

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2005.

Yusuf AM. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Penelitian Gabungan. 2014.

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehaan. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2012.

Budiarto E. Biostatistika Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta; 2002.

Sabri L, Hastono SP. Statistik Kesehatan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada; 2006.

Kristina Epi R. Kualitas Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 2011;




DOI: https://doi.org/10.32382/sulolipu.v22i2.2908

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Media Sulolipu terindex

    

        

Media Reference Manager

       

View My Stats

Flag Counter

didukung oleh:

Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia