GAMBARAN POLA PENGOBATAN DIABETES MELITUS PADA PASIEN GERIATRI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK. II PELAMONIA MAKASSAR

Desi Reski Fajar, Hendra Stevani, Kamaruddin Kamaruddin

Abstract


The pattern of DM treatment in geriatric patients requires special attention. This is due to various problems caused by physiological factors, such as decreased muscle mass, body fluids, pharmacokinetic factors, pharmacodynamics, and decreased immune. This study determines the description of DM treatment patterns in geriatric patients at the TK. II Pelamonia Hospital in Makassar in January - March 2019. It uses purposive sampling with a total sample that met the inclusion criteria of 15 patients’ medical records. The inclusion criteria involved patients diagnosed with DM at the age of ≥ 60 years and as well as those receiving antidiabetic and insulin treatment. The data collected was further processed by comparing the DM guidelines for the American Diabetes Association (ADA 2018) and the appropriate literature. The results showed that the most commonly used diabetes medication for single therapy was metformin 500 mg in 7 cases (46.67%).

Keywords: diabetes mellitus, geriatrics, TK.II Pelamonia Hospital, treatment patterns

Pola pengobatan DM pada pasien geriatri memerlukan perhatian khusus karena berbagai masalah yang disebabkan oleh faktor fisiologis seperti penurunan masa otot, cairan tubuh, faktor farmakokinetik, farmakodinamik dan penurunan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  gambaran pola pengobatan DM pada pasien geriatri di instalasi rawat inap Rumah Sakit TK.II Pelamonia Makassar pada bulan Januari – Maret tahun 2019. Metode penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh total sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi yaitu 15 rekam medik pasien. kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa DM dengan usia ≥ 60 tahun dan pasien yang mendapat pengobatan obat antidiabetik dan insulin. Dari data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dengan membandingkan pedoman pengobatan DM American Diabetes Association (ADA tahun 2018) dan pustaka yang sesuai. Hasil penelitian mengatakan bahwa obat diabetes yang paling banyak digunakan untuk terapi tunggal adalah metformin 500 mg sebanyak 7 kasus (46,67). Banyaknya obat yang diresepkan untuk pasien geriatri akan menimbulkan banyak masalah termasuk polifarmasi.

Kata kunci: diabetes mellitus, geriatri, Rumah Sakit TK. II Pelamonia, pola pengobatan


References


American Diabetes Association (ADA). 2018. Standard Of Medical Care In Diabetes – 2018.

Ardiyani Risma. 2015. Studi Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Diabetes Melitus di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit UGM Yogyakarta. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Darmojo. 2009. Teori Proses Menua. Dalam Buku : Martono HH dan Prabarka K, Editor. Buku Ajar Geriatri (Ilmu K esehatan Usia Lanjut). Edisi Keempat. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.

Dini S,N. 2016. Evaluasi Ketepatan Terapi Pada Pasien Diabetes

Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Inap RS “A” Periode Januari – Juni 2015. Skripsi. Fakultas Farmasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dwi S. F., dkk., 2016. Pola Penggunaan Obat Antihiperglikemik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap DI Rumah Sakit X Pekanbaru Tahun 2014. Jom FK Volume 3 No. 1. Februari 2016.

Eva Decroli. 2019. Diabetes Melitus Tipe 2. Pusat penerbit Bagian Ilmu Penyakit Dalam . Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang

Irawan, D. 2010. Prevalensi dan Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Daerah Urban Indonesia (Analisis Data Sekunder Riskesdas 2007). Tesis. Depok : FKM UI.

Novita S.I. 2015. Evaluasi Drug Related Problems Obat Antidiabetes Pada Pasien Geriatri Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Ruang Inap Rumah Sakit Umum Pelabuhan Periode Januari – Juni 2014. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Program Studi Farmasi. Universitas UIN Syarif Hidatullah Jakarta. Jakarta.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). 2015. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta. PERKENI.

Pramilih Dinar Rachmawati. 2009. Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral (OHO) Pada Pasien Geriatri Diabetes Melitus Tipe 2 Di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta Periode Januari – Juli 2008. Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pramono, Laurentius Aswin. 2010. Prevalensi dan Faktor – faktor Prediksi Diabetes Melitus Tidak Terdiagnosa pada Penduduk Usia Dewasa di Indonesia. Tesis FKMUI. Jakarta.

Supomo. 2015. Studi Farmakovigilans Asma Pada Pasien Rawat Inap di Suatu Rumah Sakit di Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Manuntung Sans Farmasi dan Kesehatan. Diterbitkan oleh Akademi Farmasi Samarinda. No. 1. Vol 1. ISSN. 2443 – 115X.

World Health Organization (WHO). 2015. Diabetes Fakta dan Angka. WHO. Dipiro JT, Talbert RL, Yrr GC, Marzkee GR, Wells BG, Posey LM (Eds. 6). 2009. Pharmacotherapy A Pathopysiologic Approach. Edisi ke-7. New York: Mc Graw – Hill




DOI: https://doi.org/10.32382/mf.v16i1.1475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Media Farmasi



Kontak Editor

Hendra Stevani

Jurusan Farmasi Poltekkes kemenkes Makassar

email : hendra@poltekkes-mks.ac.id

View My Stats

Flag Counter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.